Tampilkan postingan dengan label Buku Sosiologi & Antropologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Sosiologi & Antropologi. Tampilkan semua postingan

MANUSIA INDONESIA, Mochtar Lubis

Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia.

Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal, percaya pada takhyul, berbakat seni, dan lemah karakternya. Stereotipe ini tentu saja tidak semuanya benar, namun tidak juga seluruhnya salah. Ketika reformasi sedang berkembang, sosok manusia Indonesia seperti dilukiskan di atas lebih kuat lagi aktualitas dan relevansinya. beberapa penyebabnya ialah pendidikan, sistem, dan struktur politik yang ikut mengentalkan sifat-sifat negatif tersebut. dari kedua sudut pandang tersebut, buku Manusia Indonesia menyajikan bahan dan permulaan kerangka yang berguna untuk membangun kembali manusia Indonesia yang sedang porak-poranda.


Rp 45.000
Rp 50.000
Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Manusia Indonesia
Penulis: Mochtar Lubis
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia 
Edisi: Cetakan Kelima, 2001
Halaman: 140
Ukuran: 14 x 20.5 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 814/Lub/m

SOCIAL PSYCHOLOGY, Ann L. Weber

Contents Social Psychology :
  1. Introduction Social Psychology
  2. Social Psychology  Research
  3. Social Cognition
  4. The Social Self
  5. Person Preception
  6. Attribution
  7. Gender and Social Behavior
  8. Attitudes and Behavior
  9. Changing Attitudes
  10. Social Influence
  11. Group Behavior 
  12. Prejudice and Discrimination
  13. Aggression
  14. Conflict
  15. Interpersonal Attraction
  16. Close Relationships
  17. Prosocial Behavior
  18. The Environment and Behavior
  19. Social Psychology and Healt
  20. Social Psychology and the Legal System

Glossary
Index

Rp 39.000

Beli Sekarang
Available
Berat (gram)700



INFO BUKU

Judul: Social Psychology 
Penulis: Ann L. Weber
Penerbit: Harper Perennial
Edisi: Cetakan 1, 1992
Halaman: 359
Ukuran: 25 x 20 cm
Sampul: Hard Cover
Bahasa: English
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 306/Web/s

SOSIOLOGI, Paul B. Horton, Chester L. Hunt

Pengantar

Bagian Satu: Sosiologi dan Masyarakat
1. Para Sosiologi Mempelajari Masyarakat
2. Bidang-bidang dan Metode Sosiologi

Bagian Dua: Masyarakat dan Individu
3. Konteks Kebudayaan
4. Kepribadian dan Sosiologi
5. Peran dan Status
6. Seksualitas dan Peran Seks
7. Ketertiban Sosial dan Pengendalian Sosial

Bagian Tiga: Organisasi Sosial
8. Kelompok dan Asosiasi
9. Lembaga Sosial
10. Keluarga
11. Lembaga-Lembaga
12. Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
13. Lembaga Politik-Ekonomi

Daftar Istilah
Indeks

Rp 43.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700



INFO BUKU

Judul: Sosiologi
Penulis: Paul B. Horton, Chester L. Hunt
Penerbit: Erlangga
Edisi: Cetakan 6, 1999
Halaman: 415
Ukuran: 17 x 24,5 x 2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 306/Hor/s

KONTEKSTUALISASI KESUKUBANGSAAN DI PERKOTAAN, Yulizar Syafri

Kota-kota di Indonesia pada umumnya dicirikan dengan struktur masyarakatnya yang heterogen secara suku bangsa. Heterogenitas masyarakat perkotaan secara suku bangsa telah menarik minat banyak ahli guna menekuni permasalahannya dalam lingkup masyarakat perkotaan. Pionir dalam mengkaji persoalan ini sering dikaitkan dengan nama Edward M. Bruner dan setelah Bruner merampungkan studinya, banyak ahli yang tergerak menekuni permasalahan kesukubangsaan.. Kajian-kajian tentang urbanisasi maupun migrasi di Indonesia menghasilkan temuan-temuan penelitian yang menunjukkan bekerjanya fenomena kesukubangsaan di masyarakat perkotaan.

Ada tiga penekanan yang merangkai tulisan buku Kontekstualisasi Kesukubangsaan di Perkotaan ini: pertama,  upaya untuk menunjukkan jaringan(anggota) kekerabatan, teman sejiran rujukan dalam pembentukan kategori sosial suku bangsa; kedua, pengaktifan maupun pemanipulasian quasi perkumpulan  orang sesukubangsa seperti perkumpulan (para) anggota kerabat yang secara eksplisit maupun implisit mendasari terbentuknya formasi kelompok berdasarkan kesukubangsaan; dan ketiga, pengambaran tentang gerak dari berbagai perkumpulan orang sesukubangsa dalam kaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup warga sukubangsa yang berdiam di perkotaan. Buku  Kontekstualisasi Kesukubangsaan di Perkotaan ini merupakan  seri dari Institut Antropologi Indonesia (Indonesian Anthropological Institute)
Rp 39.000
   Beli Sekarang

SYMBOLS AND THEIR HIDDEN MEANINGS, T.A. Kenner

WHY ARE LIGHTS RED, AMBER AND GREEN?
WHY IS THE VIRGIN MARY SO OFTEN DEPICTED IN BLUE ROBE?
WHERE DID THE EQUALS SIGN ORIGINATE?
WHWT ARE THE HIDDEN SYMBOLS IN MICHELANGELO'S BIRTH OF ADAM AND CARAVAGGIO'S VICTORIOUS?

Everywhere we look we are surrounded by symbols.

Across the globe, syimbols are to express meaning, represent identity, declare power and authority, convey clear instructions and represent ideas and concepts that can't easily be put into words. In Symbols And Their Hidden Meaning, T.A. Kenner explores both universally-recognized symbols, such as road signs, political party logos, Yin-Yang, the Grim Reaper and the Star of David and the more obscure, such as symbols in art, architecture and religion. This wide-ranging study of symbolism, form ancient times to the present, will open your eyes to the many symbols hidden and overt which inform and instruct us in our everyday lives.

Rp 220.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Symbols and Their Hidden Meanings
Penulis: T.A. Kenner
Penerbit: Carlton Books
Edisi: Cetakan 1, 2006
Halaman: 159
Ukuran: 20 x 26 x 1,7 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 133/Ken/s

PERUBAHAN SOSIAL DAN PEMBANGUNAN, Suwarsono

Inilah sebuah buku teks yang berusaha menjelaskan serangkaian perkembangan teori-teori pembangunan dan perubahan sosial sejak dekade 1950-an hingga awal 1980-an. Mencakup pembahasan mengenai warisan pemikiran yang melatarbelakangi lahirnya teori-teori itu: asumsi paradikmatiknya masing-masing; implikasi-implikasi kebijaksanaannya pada tingkat empiris; dan kritik-kritik yang muncul terhadap teori-teori tersebut, pengarang berusaha menggambarkan skema perkembangan mengenai terjadinya transformasi teoristis dari ketiga perubahan sosial dan pembangunan yang dikenal selama ini: teori Modernisasi, teori Dependensi, dan teori Sistem Dunia.

Sebagai sebuah kajian teoristis, buku Perubahan Sosial dan Pembangunan ini juga mencoba memberikan penjelasan ringkas mengenai berlakunya salah satu dari ketiga grandtheory pembangunan itu di Indonesia, seraya memaparkan adanya sejenis rasionalisme politis untuk menjelaskan mengapa teori teori lainnya cenderung ditolak atau tidak mendapat tempat.

Rp 36.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Perubahan Sosial dan Pembangunan
Penulis: Suwarsono, Alvin Y. So
Penerbit: LP3ES
Edisi: Cetakan 2, 1994
Halaman: 266
Ukuran: 15 x 23 x 1,5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 

JAKARTA UNDERCOVER, Moammar Emka

Liputan tuntas dunia malam Jakarta. Dari seks bulan madu pajero goyang, melrose place high callgirls, sex sandwich sashimi girls, service dobel-tripel vip sauna, lulur tripel x salon-salon eksekutif, sex drive-trhu rumah cinta xxx, orgy order massage ladies, nude ladies nite vip casino, sex-midnite gadis gadis burespang sampai private sex parties.

Buku Jakarta Undercover ini  memberi suguhan informasi yang berbeda, berani sensasional. dari sejumlah artikel jelas tergambar tentang bagaimana tingkat kreatifitas dan perilaku seks masyarakat metropolitan, khususnya Jakarta. Meskpun seks itu bisa dikatakan sebagai sebuah kenikmatan bagi setiap orang, tapi pada kenyataannya setiap orang punya keinginan, pandangan dan cara yang berbeda untuk merealisasikannya. Dalam skala yang lebih luas, buku ini menunjukan  satu sisi penting dalam hidup manusia bahwa seks adalah anugerah Tuhan yang penuh sensasi, yang tidak saja harus dipertanggungjawabkan secara moral tetapi juga agama.

Rp 33.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Jakarta Undercover
Penulis: Moammar Emka
Penerbit: Galang Press
Edisi: Cetakan 11, 2003
Halaman: 486
Ukuran: 18 x 11 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 360/Moa/j

MENJELAJAH CAKRAWALA, Kathleen Newland, Kemala Candrakirana Soedjatmoko

Seperti navigator ia tidak melupakan apa yang di belakang, tetapi mengarahkan pandangannya kedepan, ke keluasan cakrawala, untuk menentukan jalur-jalur penjelajahan dan tempat harapan dilabuhkan. Itulah Soedjatmoko. Membaca tulisannya, demikian komentar Ignas Kleden, hampir selalu berarti begerak dalam pemikiran yang sangat luas dan berhadapan dengan masalah-masalah besar. Intensitas penjelajahannya membuat gagasan-gagasannya begitu menggugah, kadang mengagetkan, meresahkan, mengkritik keadilan kita, membentangkan keluasan dimensi yang sering kita lupakan, menyeruakkan ke kesadaran kita akan situasi yang mendesak, mengancam, sekaligus juga menyodorkan harapan.

Delapan bab yang dipaparkan dalam buku Menjelajah Cakrawala ini merupakan kumpulan dari delapan belas makalah Soedjatmoko yang mendapat penghargaan tinggi dari komunitas internasional. Ada beberapa tema besar yang mendapat analisis mendalam: peran cendikiawan, persoalan pembangunan, tantangan pendidikan, masalah agama, perjuangan tanpa kekerasan, manajemen internasional, serta kerangka etis humanitarian bagi solidaritas global.

Kredibilitas intelektual Soedjatmoko di lingkungan komunitas cendikiawan tampak dari komentar yang barangkali akan mendapat persetujuan semua.

Rp 40.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Menjelajah Cakrawala: Kumpulan Karya Visioner Soedjatmoko
Penulis: Kathleen Newland, Kemala Candrakirana Soedjatmoko
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Edisi: Cetakan 1, 1994
Halaman: 352
Ukuran: 21 x 14 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 360/New/m

ENSIKLOPEDI SUKU BANGSA DI INDONESIA, Dr. Zulyani Hidayah

Motto “Binneka Tunggal Ika” – yang telah banyak dikenal masyarakat Indonesia – mempunyai arti bahwa walau masyarakat negeri ini amat beragam dalam berbagai aspeknya, namun tetap satu kesatuan. Namun demikian, tidak banyak yang mengetahui bagaimana sebenarnya keragaman dari suku-suku bangsa yang ada itu, Secara tidak langsung, buku ini menggugah kesadaran kita bahwa ternyata pengetahuan dan pengenalan kita selama ini tentang saudara-saudara sebangsa dan setanah air sangat terbatas. Keadaan ini semakin ironis ketika kita mengetahui banyak orang asing yang jauh lebih mengetahui bagaimana wujud keragaman bangsa kita itu.

Buku Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia menyajikan informasi pokok mengenai berbagai suku bangsa di Indonesia, yang beberapa di antaranya sudah diteliti dan diungkap, namun jauh lebih banyak yang belum teridentifikasi secara baik. Kendatipun demikian, informasi yang tersaji dalam buku ini tetap menarik untuk diketahui dan diambil manfaatnya.

Rp 112.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Enksiklopedi Suku Bangsa di Indonesia
Penulis: Dr. Zulyani Hidayah
Penerbit: Buku Obor
Halaman: xxii + 470
Ukuran: 15 x 23 x 3 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 306/Hid/e

KARL MANNHEIM SOSIOLOGI SISTEMATIS, Soerjono Soekanto

Buku Karl Mannheim Sosiologi Sistematis ini merupakan hasil analisa dan ulasan terhadap beberapa hasil karya Karl Mannheim yang tercantum dalam Bab I. Naskah ini disusun dengan tujuan untuk melengkapi bahan pustaka teori sosiologi dalam Bahasa Indonesia, yang hingga kini masih langka, terutama yang membahas teori dari sudut tokoh yang mengembangkannya. Hasil karya Karl Mannheim yang dianalisa dan diulas, adalah karya-karya tulis ilmiah yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, yang kemudian sangat mempengaruhi perkembangan sosiologi Inggris.

Kecuali bagi mereka yang menaruh minat pada sosiologi, buku Karl Mannheim Sosiologi Sistematis ini akan bermanfaat juga bagi mereka yang memperdalam pengetahuan mengenai ilmu itu, teruama yang sudah mulai mencoba memahami teori-teori dan konsep-konsep dasar dalam sosiologi. Ajaran-ajaran Karl Mannheim yang bersifat sosiologis, psikologis dan filosofis, sangat baik untuk diperbandingkan dengan ajaran-ajaran tokoh-tokoh sosiologi lainnya yang mengembangkan pendekatan interdisipliner, seperti misalnya, Max Weber.

Rp 40.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Karl Mannheim Sosiologi Sistematis
Penulis: Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S.H, M.A
Penerbit: Rajawali
Edisi: 1985
Halaman: 123
Ukuran: 13.5 x 21.6 x 0.7 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 306/Soe/k

MEMBEDAH MITOS-MITOS BUDAYA MASSA, Roland Barthes

Buku Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa memperlihatkan kepemurahan yang elok akan minat progresif Barthes terhadap makna (dia menyebutnya signifikasi) ihwal hampir segala sesuatu di sekitarnya, bukan hanya buku-buku dan lukisan seni tinggi, tetapi juga pelbagai slogan, hal-hal sepele, boneka, makanan, dan ritual pop (berlayar, striptease, makan, pertandingan gulat) dalam kehidupan kontemporer. (Edward W. Said)

Inilah buku karya Roland Barthes yang paling banyak dibaca, yang memperlihatkan bahwa Barthes adalah analis yang paling jeli ihwal sosiopatologi kehidupan sehari-hari. Buku ini memiliki cakupan yang luas tentang berbagai praktik, peristiwa, dan objek budaya mulai dari foto, makanan di majalah hingga gagasan tentang serangan alien, dari gambar ikonik wajah Greta Garbo hingga cara bagaimana mobil, busa sabun, dan genre sastra diperjualbelikan kepada bublik dari liputan media tentang skandal tingkat tinggi hingga retorika politikus, dari ritual agama massa hingga dampak pameran seni pop, serta dari bahasa yang berseliweran di seputar peristiwa olahraga seperti Tour de France hingga refleksi puitis akan menara Eiffel. Dalam buku ini Barthes terus-menerus memainkan gagsasan alam/budaya (nature/culture) sebagai manifestasi perbedaan antara Universal/historis. Permasalahannya, keseluruhan mitologi budaya massa menyajikan wajah ideologis universalitas (kealamian) ketika sebenarnya mereka mempromosikan seperangkat gagasan historis/partikular.

Setelah membaca buku Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa, Anda akan melihat kehidupan keseharian dalam suatu pemahaman baru. Barthes mengajari kita untuk tidak lagi melihat dunia dengan mata sang penerima pengakuan dosa, atau fisikawan, tetapi dengan mata manusia yang berjalan-jalan di kotanya tanpa horison apa pun selain tontonan semata di hadapannya, tanpa kekuasaan selain matanya sendiri. Dan, secara signifikan, ajaran yang dikemukakannya disuarakan secara unik karena bersifat sangat intim namun tidak pribadi, bertanggung jawab namun tidak suka mencampuri urusan orang lain, meyakinkan namun tidak menuduh. Barthes laksana Ariadne, sang putri Raja Minos dari Kreta yang memberi Theseus bola benang agar bisa keluar dari labirin setelah membunuh Monotaur. Boleh jadi benang yang Barthes berikan untuk menelesuri labirinan kota kita beserta kehidupan kesehariannya adalah paradoks yang tidak dapat kita harapkan dari pemikir lain, yaitu mengajak kita keluar dari labirin untuk kemudian masuk lebih dalam lagi.

Rp 75.000
Rp 83.000
Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa: Semiotika atau Semiologi Tanda, Simbol dan Representasi
Penulis: Roland Barthes
Penerbit: Jalasutra
Edisi: Cetakan I, Juli 2006
Halaman: 364
Ukuran: 15 x 21 x 2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 070/Bar/m

BOWLING ALONE, Robert D. Putnam

Once we bowled in leagues, usually after work -- but no longer. This seemingly small phenomenon symbolizes a significant social change that Robert Putnam has identified in this brilliant volume, Bowling Alone, which The Economist hailed as "a prodigious achievement."

Drawing on vast new data that reveal American's changing behavior, Putnam shows how we have become increasingly disconnected from one another and how social structures -- whether they be the PTA, church, or political parties -- have disintegrated. Until the publication of this groundbreaking work, no one had so deftly diagnosed the harm that these broken bonds have wreaked on our physical and civic health, nor had anyone exalted the fundamental power of these bonds in creating a society that is happy, well educated, healthy, and safe.

Like defining works from the past, such as The Lonely Crowd and The Affluent Society, and like the works of C. Wright Mills and Betty Friedan, Putnam's Bowling Alone has identified a central crisis at the heart of our society and suggests what we can do.

Rp 60.000

Beli Sekarang
sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community
Penulis: Robert D. Putnam
Penerbit: A Touchstone Book
Edisi: 2000
Halaman: 541
Ukuran: 13 x 20.5 x 2cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: English
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 306.09/Put/b

FROM COLONIZATION TO NATION-STATE: THE POLITICAL DEMOGRAPHY OF INDONESIA, Riwanto Tirtosudarmo

Demography is often perceived as a static equilibrium that has little relevance to social transformation. The conventional perception of demography as a static discipline should be challenged as such view no longer able to explain the increasingly complex social and political realities resulted from the often slow but profound size and regionally comprising two thirds of the total population of Southeast Asian countries, constitutes a "sleeping demographic giant" and provides a distinct intricate nexus of demography and politics. Flows and movement of peoples have always been the interest of the state to control anywhere since the ancient time. The book From Colonization to Nation-State critically assesses the continuities and changes in the state's demographic engineering practices from the introduction of the Dutch colonial ethical policy at the beginning of the twentieth century until the dawn of the twenty first century following the collapse of the Indonesia's New Order regime in 1998. Several issues that cover in the book include transmigration policy, internal and cross-border mobility, ethic mobility and the politics of migration.

Rp 64.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: From Colonization to Nation-State: The Political Demography of Indonesia
Penulis: Riwanto Tirtosudarmo
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: 2013
Halaman: 339
Ukuran: 14.8 x 21 x 2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 320/Tir/f

INDIKATOR KEMISKINAN DAN MISKLASIFIKASI ORANG MISKIN, Ali Khomsan

Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain ,pendapatan, pendidikan, lokasi, gender, dan kondisi lingkungan. Kemiskinan di Indonesia dicirikan oleh banyaknya rumah tangga yang berada di sekitar garis kemiskinan. Akibatnya,  meski tidak tergolong miskin, mereka rentan terhadap kemiskinan. Buku Indikator Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang Miskin mencoba menelaah kemiskinan ditinjau dari berbagai standar garis kemiskinan, sehingga dapat diketahui adanya misklasifikasi penggolongan rumah tangga miskin.

Rp 40.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Indikator Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang Miskin
Penulis: Ali Khomsan, Arya Hadi Dharmawan dkk
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
Edisi: Cetakan Pertama, November 2015
Halaman: 140
Ukuran: 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 305/Kho/i

BUDAYA POPULER DI INDONESIA MENCAIRNYA IDENTITAS PASCA ORDE BARU, Ariel Heryanto

Buku ini mengkaji budaya populer di Indonesia, negeri dengan penduduk Muslim terbanyak dan berkiblat pada sistem demokrasi terbesar ketiga di dunia. Buku ini menyajikan gambaran lengkap kecenderungan penting yang muncul sejak jatuhnya rezim otoriter Suharto (1998), masa terjadinya perubahan besar-besaran di Indonesia secara umum. Buku ini juga menguraikan bagaimana salah satu akibat terpenting dari pertumbuhan industrialisasi di Asia Tenggara sejak tahun 1980-an ialah perluasan konsumsi dan berbagai bentuk baru media, dan Indonesia merupakan contoh terbaik atas perkembangan tersebut.

Buku ini juga menggambarkan kendati krisis ekonomi yang terjadi di Asia tahun 1997 memberi dampak langsung dan pengaruh negatif pada pemerintah yang tengah berkuasa, dan pada kehidupan sosio-ekonomi masyarakat di seluruh kawasan, di saat yang sama budaya populer secara dramatis mengalami kebangkitan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Analisis terhadap berbagai tema penting dimuat dalam buku ini, termasuk aktivisme politik dan kewarganegaraan, jender, kelas sosial, dan etnisitas.

Secara keseluruhan, buku ini menunjukkan bagaimana proses pembentukan identitas yang berlapis-lapis dan saling-bertentangan di Indonesia teranyam erat dengan budaya populer. Sumber asli terjemahan ini mungkin merupakan salah satu buku berbahasa Inggris pertama yang mengupas media dan budaya populer di Indonesia. Dengan demikian buku ini diharapkan akan memberikan sumbangan penting bagi kepustakaan budaya populer di Asia, dan akan bermanfaat bagi siapa saja yang tertarik dengan perkembangan terbaru media dan budaya populer di Indonesia dan Asia.

Rp 65.000

Beli Sekarang
Sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Budaya Populer di Indonesia Mencairnya Identitas Pasca Orde Baru
Penulis: Ariel Heryanto (ed)
Penerbit: Jalasutra
Edisi: 15 x 23 cm
Halaman: 320
Ukuran: 15 x 23 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 

MASYARAKAT JURNAL SOSIOLOGI: ETIKA & PROFESI

Jurnal ini merupakan media komunikasi profesi bagi semua peminat masalah-masalah kemasyarakatan, di samping juga sebagai ajang tukar pandang dan informasi.

Dengan terbitnya Masyarakat ini, diharapkan dapat mendorong para sarjana dan cendekiawan untuk mengembangkan dan meningkatkan penulisan di bidang kemasyarakatan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Untuk terbitan pertama ini, Masyarakat berisikan tulisan-tulisan:

  • Ilmu, Teknologi, dan Etika Berprofesi: Pandangan Sosial-Politik (Juwono Sudarsono)
  • Berkata Benar Itu Baik, Berkata Arif Itu Lebih Baik Lagi (Andi Hakim Nasoetion)
  • Dengan Etika Profesi Hakim, Kita Tegakkan Citra, Wibawa, dan Martabat Hakim Indonesia (H.R. Purwoto S. Gandasubrata)
  • Pengaruh Keterlibatan dalam Kegiatan Berprofesi terhadap Profesionalisme: Studi di Kalangan Dokter (Nusyirwan Hamzah)
  • Logika dan Gramar Teknologi: Sebuah Tinjauan Psikoanalisis (Miftah Wirahadikusumah)
  • Emile Durkheim's Thought on Social Solidarity (Imam Prasodjo)
  • Musik Jazz dan Dangdut dalam Analisis Stratitikasi Sosial (Indera Ratna Irawati)


Rp 10.000

Beli Sekarang
sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Masyarakat: Jurnal Sosiologi 1
Penulis: Soelaeman Soemardi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Edisi: 1992
Halaman: 57
Ukuran: 18 x 24 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Majalah Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 

RUANG PUBLIK: MELACAK "PARTISIPASI DEMOKRATIS" DARI POLIS SAMPAI CYBERSPACE, F. Budi Hardiman (Editor)

"Ruang publik" (public sphere) menjadi populer dalam literatur filsafat dan ilmu-ilmu sosial pasca Komunisme. Konsep ini seolah mengemas segala harapan akan perubahan sosial secara demokratis. Seberapa suburkah konsep ini untuk menjelaskan partisipasi masyarakat warga dalam demokrasi? Buku Ruang Publik: Melacak "Partisipasi Demokratis" dari Polis sampai Cyberspace mencoba memberikan jawaban.

Sekurangnya ada dua pengertian "ruang publik" yang dibahas dalam buku ini. Pertama, ruang publik adalah suatu wilayah yang dapat diakses semua orang dan wilayah ini membatasi dirinya secara spasial dari wilayah lain, yaitu ruang privat. Di sini, berbeda dari ruang privat yang merupakan locus intimitas, ruang publik merupakan locus kewarganegaraan (citizenship) dan keadaan publik (public civility). Pengertian deskriptif ini dibedakan dari pengertian kedua yang bersifat normatif, yakni ruang publik yang seharusnya berperan kritis terhadap sistem politis. Dalam arti normatif ini ruang publik adalah suatu wilayah komunikasi tempat para warganegara berperan secara demokratis dalam mengawasi jalannya pemerintahan -- atau meminjam istilah Habermas -- "suatu tempat pengeraman kegelisahan politis warga".

Buku ini pertama-tama mengajak Anda untuk melacak pemikiran tentang 'kepublikan' (publicity) dan 'masyarakat warga' (civil society) yang membentang mulai dari Plato di zaman Yunani kuno, melalui Abad Pertengahan sampai pada gagasan para filsuf modern, seperti Hobbes, Locke, Rousseau, Kant dan Hegel. Konsep 'ruang publik' lalu dibahas dalam kaitannya dengan kapitalisme, pluralisme, feminisme, dan kebudayaan yang menjadi keprihatinan para filsuf kontemporer, seperti Gramsci, Hannah Arendt, Habermas dan Rorty.

Mendalami pemikiran-pemikiran mereka, kita akan ditatapkan pada sebuah kegelisahan: Jika dewasa ini 'ruang publik' sungguh telah didistorsi oleh kepentingan-kepentingan pasar dan birokrasi pemerintah, bagaimana kita masih dapat mengharapkan peran demokratis masyarakat warga dalam medium yang sudah rancu itu? Buku ini diakhiri dengan upaya-upaya untuk menjawab kegelisahan tersebut.

Sebuah buku yang akan memperluas perspektif Anda untuk memahami kemungkinan dan tantangan demokrasi partisipatoris dalam masyarakat majemuk seperti masyarakat kita.

Rp 100.000

Beli Sekarang
Sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Ruang Publik: Melacak "Partisipasi Demokratis" dari Polis sampai Cyberspace
Editor: F. Budi Hardiman
Penerbit: Kanisius
Edisi: 2010
Halaman: 406
Ukuran: 15.5 x 22.5 x 2.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 100/Har/r

TAFSIR KEBUDAYAAN, Clifford Geertz

Menurut Geertz, untuk mendekati peristiwa sosial, perlulah seorang ilmuwan tidak sekadar mencari hubungan sebab-akibat melainkan berupaya memahami makna yang dihayati dalam sebuah kebudayaan. Sebab kebudayaan adalah anyaman makna-makna, dan manusia adalah binatang yang terperangkap dalam jerat-jerat makna itu. Karena itulah kebudayaan bersifat semiotik dan kontekstual.

Buku Tafsir Kebudayaan menampilkan usaha pendekatan Geertz terhadap kebudayaan yang disebutnya "thick description" (lukisan mendalam), yakni menafsirkan sistem-sistem simbol makna kultural secara mendalam dan menyeluruh dari perspektif para pelaku kebudayaan sendiri. Beberapa tema besar dalam antropologi pada bagian satu buku ini, seperti: dampak konsep kebudayaan pada konsep manusia, pertumbuhan kebudayaan dan evolusi pikiran, dan pikiran primitif, tak luput dari tafsiran mendalamnya. Selanjutnya, dalam bagian kedua, Geertz memberikan contoh bagaimana ia mempraktekkan "thick description" dari perspektif pelaku kebudayaan bali, yaitu pada gejala peraihan religius, pandangan tentang pribadi, waktu dan tingkah-laku, dan pada permainan sabung ayam di Bali.

Pendekatan Geertz ini tentu saja menantang siapa saja yang mendekati kebudayaan secara positivistis.


Rp 55.000

Beli Sekarang
Sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Tafsir Kebudayaan
Penulis: Clifford Geertz
Penerbit: Kanisius
Edisi: Cetakan Keempat, 2016
Halaman: 282
Ukuran: 15 x 21 x 1.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 100/Gee/t

MASYARAKAT PETANI DAN KEBUDAYAAN, Robert Redfield

Buku Masyarakat Petani dan Kebudayaan ini merupakan terjemahan dari The Little Community, Peasant Society and Culture. Buku langka ini terdiri dari 4 bab yakni:

  • Antropologi dan Masyarakat Primitif
  • Kaum Tani: Masyarakat Terbelah (Part-Societies)
  • Organisasi Sosial Tradisi
  • Pandangan Petani Tentang Hidup yang Baik


Rp 30.000

Beli Sekarang
Sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Masyarakat Petani dan Kebudayaan
Penulis: Robert Redfield
Penerbit: Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
Edisi: Cetakan Pertama 1982
Halaman: 116
Ukuran: 14 x 20 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 300/Red/m

KELISAN DAN KEAKSARAAN, Walter J. Ong

Lisan dan Tulisan bukan semata soal media, sarana, yang dipakai untuk berkomunikasi, lalu yang satu menggeser dan menggantikan yang lain. Benar bahwa memandangnya semata sebagai ‘sarana’, tampak apa yang disebut ‘tulisan’ demikian Berjaya. Tetapi menengoknya dengan lebih mendalam, akan terlihat bahwa kelisanan dan keberaksaraan adalah fenomena yang rumit, kompleks dan tindih menindih, serta silang menyilang.

Walter J. Ong menyajikan kepada kita topik yang jarang disentuh ini melalui pendekatan historisnya yang jauh dan luas. Ia menunjukkan bagaimana sistem tulisan yang kemudian diiringi teknologi cetak memang mengurangi dan menurunkan tradisi kelisanan. Namun semua itu tak memerosotkan pengaruh kelisanan sebagai suatu mentalitas. Dalam tradisi tulis membayang terus cara berpikir lisan. Kelisanan hadir seperti teror terhadap pemikiran yang sedemikian rupa ditata dan dirapikan dalam teknologi tulisan.

Rp 63.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Keliasan dan Keaksaraan
Penulis: Walter J. Ong
Penerbit: Gading
Halaman: 314
Ukuran: 14.5 X 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 

Kode: Masukkan kode negara.
Telepon: Masukkan nomor telepon.


Checkout Sekarang