Tampilkan postingan dengan label Buku Sastra - Teori & Kritik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Sastra - Teori & Kritik. Tampilkan semua postingan

SASTRA INDONESIA MODERN KRITIK POSTKOLONIAL

Bunga rampai ini mengumpulkan karya para penulis dari Indonesia, Australia, Amerika Utara dan Eropa, dalam usaha komprehensif pertama untuk menghubungkan sastra Indonesia modern dengan wawasan dan pendekatan teori serta kritik sastra pasca kolonial.

Esai-Esai dalam kumpulan ini berkisar dari sejarah sastra Indonesia modern dari awal mulanya di akhir abad ke-19 sampai penyebaran dan pertumbuhannya pada tahun 1990-an. Beberapa esai menyodorkan interpretasi yang segar mengenai teks yang sudah sangat dikenal; yang lain mengarahkan perhatian pada aspek tradisi sastra Indonesia yang sampai sekarang ini luput dari perhatian para peneliti dan kritikus. Didasarkan pada analisis yang rinci tentang konteks lokal, namun dihidupkan dengan perspektif komparatif dan teoritis, bunga rampai ini menempatkan sastra Indonesia di pusat pergulatan masalah budaya kontemporer.

Rp 85.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Sastra Indonesia Modern Kritik Postkolonial: Clearing a Space
Penulis: Ketih Foulcher dan Tony Day [Ed.]
Penerbit: Yasasan Obor - KITLV Jakarta
Halaman: 235
Ukuran: 22 x 13 x 1cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi :

METODE PENELITIAN SASTRA: SEBUAH PENJELAJAHAN AWAL, Faruk

Dibandingkan disiplin ilmu sosial dan budaya lain, ilmu sastra tertinggal jauh, terutama dalam literasi metode penelitian. Kajian ilmiah terhadap sastra baru bermula pada dekade dua, abad ke 20. Perkembangan ilmu sastra begitu pesat dalam kajian sastra ilmiah. Berbagai teori baru mengenai karya sastra seperti teori struktural, semiotik maupun teori kelisanan muncul. Perkembangan teori ini menjadi kontraproduktif bagi ilmu sastra. Sebuah teori disusul dan dikoreksi oleh teori baru sehingga para ahli sastra alpa untuk merumuskan implikasi metodologis dari teori sastra.

Untuk membangun dan merumuskan metode penelitian sastra, perlu mengacu pada filsafat ilmu. Dalam filsafat ilmu segala bentuk pengetahuan manusia pada dasarnya bersumber dan berkembang dari tiga pertanyaan dasar. Apa yang ingin kita ketahui? (ontologi), bagaimana cara memperoleh pengetahuan? (epistemologi), dan apa nilai pengetahuan tersebut bagi kita? (aksiologi). Beberapa tulisan mengenai metode penelitian sastra cenderung memahami metode sebagai perangkat prosedur formal yang sudah baku. Metode tersebut dipinjam dari penelitian ilmiah bidang-bidang lain tanpa mempertimbangkan alasan ontologis dan epistemologisnya.

Secara umum langkah dalam proses penelitian ilmiah meliputi identifikasi masalah, perumusan masalah, penyusunan kerangka konseptual, perumusan hipotesis, metode penelitian, dan penarikan kesimpulan. Dalam proses ilmiah tersebut perlu diperhatikan paradigma yang ada, landasan ontologisnya dan alat analisis yang tepat. Buku Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal ini mengulas elemen-elemen tersebut dalam masing-masing bab. Masih banyak seluk-beluk persoalan dalam metode penelitian. Namun yang harus digarisbawahi adalah langkah-langkah signifikan dalam penelitian ilmiah hanya dapat dipahami dengan berpedoman pada filsafat ilmu.


Rp 49.500
Rp 55.000
Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal
Penulis: Faruk
Penerbit: Pustaka Pelajar
Edisi: 2012
Halaman: ix + 278 halaman
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 800/Far/m

PENELITIAN SASTRA: TEORI, METODE DAN TEKNIK, Nyoman Kutha Ratna

Buku Penelitian Sastra menyajikan teori, metode, dan teknik, cara-cara yang sangat diperlukan dalam analisis karya sastra. Teori-teori yang dibicarakan, meliputi antara lain: formalisme, strukturalisme, semiotika, strukturalisme genetik, naratologi, resepsi, interteks, feminis, post-kolonial, dekonstruksi, dan teori-teori post-kulturalisme pada umumnya. Dengan pertimbangan bahwa dewasa ini masalah wacana (diskursus) memperoleh perhatian yang serius dalam masyarakat, maka teori naratologi diicarakan secara agak luas.

Buku Penelitian Sastra ditulis dengan tujuan mengisi kekosongan literatur sastra, khususnya buku-buku yang berhubungan dengan teori dan metode. Seperti diketahui, dibandingkan dengan literatur ilmu sosial humaniora yang lain, literatur sastra dianggap sangat kurang, bahkan cenderung langka, baik terjemahan maupun tulisan asli. Buku ini diharapkan dapat mengisi kekosongan tersebut.

Rp 76.500
Rp 85.000
Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Penelitian Sastra: Teori, Metode dan Teknik
Penulis: Nyoman Kutha Ratna
Penerbit: Pustaka Pelajar
Edisi: 2010
Halaman: 406
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 800/Rat/p

AN APPROACH TO ENGLISH LITERATURE, H. B. Drake

This is a graded course in five books, covering both prose and verse. It assumes at the knowledge of the 1500 commonest English words.

From the simplified passages in Book 1, the course proceeds by stages to the passages in Book V which are given in their original form, though sometimes slightly abridged.

Rp 32.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: An Approach To Englis Literature Book I
Penulis: H.D. Drake
Penerbit: Oxford University Press
Edisi: Cetakan 1, 1939
Halaman: 145
Ukuran: 18 x 12 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: English
Kondisi: Buku bekas koleksi pribadi
Lokasi: 800/Dra/a

WANITA DALAM KESUSASTRAAN PRANCIS, Apsanti Djokosujatno

Diterbitkan dalam rangka Ulang Tahun Emas, 50 Tahun Program Studi Prancis (1952-2002) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Buku Wanita dalam Kesusastraan Prancis ini berisi peran dan profil pengarang-pengarang wanita yang berpengaruh pada kesusastraan Prancis. Meliputi Madame de Sévigné, Madame de la Fayette, Madame de Staël, Madame de Récamier, Georges Sand, Colette, Nathalie Sarraute, Marguerite Yourcenar, Simone de Beauvoir, Marguerite Duras, Françoise Sagan, Hélène Cixous dan Julia Kristeva, yang juga kebetulan ditulis oleh dosen-dosen wanita FSUI, yaitu Apsanti Djokosujatno, Ida Sundari Husen, Kooshendrarti Hutapea, Okke K.S. Zaimar, nini H. Jusuf, Renny W.S.S. Azwar, Suma Riella Rusdiarti Muridan, Sumarwati Poli, dan Talha Bachmid.

Rp 35.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Wanita dalam Kesusastraan Prancis
Penulis: Apsanti Djokosujatno
Penerbit: Indonesiatera
Edisi: 2003
Halaman: 211
Ukuran: 14 x 21 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 800/Djo/w

PSIKOLOGI SASTRA, Albertine Minderop

Sebuah karya sastra merupakan kisahan yang senantiasa bergumul dengan para tokoh fiksional yang diciptakan oleh si pengarang. Agar ceritera lebih menarik, si pengarang kerap kali menampilkan perilaku para tokoh dengan kepribadian yang tidak lazim, aneh, atau abnormal, sehingga menimbulkan berbagai perasaan bagi para pembaca. Tidak jarang para pembaca bertanya-tanya, mengapa si tokoh berperilaku demikian, apa yang terjadi pada dirinya, apa penyebabnya, dan apa pula akibat dari semua ini. Bahwasanya masalah perilaku mungkin saja terkait dengan masalah kejiwaan, maka kisahan semacam ini dapat merupakan masalah psikologis.

Oleh karena itu, dalam buku yang merupakan hasil penelitian tentang karya-karya sastra Inggris dan Amerika yang bermutu ini, penulis menampilkan beberapa kasus para tokoh fiksional yang mencerminkan konsep-konsep yang terdapat dalam Psikologi Sastra. Para tokoh dimaksud terdapat dalam karya-karya sastra Inggris dan Amerika ciptaan Nathaniel Hawthorne, Eugene O'Neil, Theodore Dreiser, dan D.H. Lawrence. dalam buku ini dibahas pula para tokoh yang mencerminkan beberapa konsep yang terdapat dalam Psikologi Sastra, misalnya konsep-konsep: Oedipus Complex, Electra Complex, Naluri Kematian, rasa Bersalah, Agresivitas, Halusinasi, Konflik Batin, rasa Malu, dan sebagainya. Selain itu, dibahas pula pencerminan Teori Kebutuhan Bertingkat dari Abraham Maslow yang mencakup kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa memiliki dan dicintai, rasa harga diri, dan aktualisasi diri.

Selama ini telaah karya sastra melalui pendekatan Psikologi Sastra sering diperdebatkan karena kerap kali hakikat sastra menjadi hilang, telaah sastra seakan-akan menjadi telaah Psikologi. Oleh karena itu, agar telaah sastra psikologis tidak meninggalkan hakikat analisis suatu karya sastra, maka pencerminan berbagai konsep psikologi di atas perlu disampaikan melalui metode perwatakan yang biasa digunakan dalam telaah sastra. Metode-metode tersebut misalnya, telling (langsung), showing (tidak langsung), gaya bahasa bahasa (figurative language): simile, matafor, personifikasi, dan sudut pandang (point of view).

Pembahasan dalam buku ini dapat dijadikan bahan acuan bagi para peneliti, karena paparannya cukup jelas dan terperinci, sehingga buku ini akan bermanfaat bagi para peneliti yang berminat menganalisis suatu karya sastra dalam bahasa apapun.

Rp 71.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Psikologi Sastra: Karya, Metode, Teori, dan Contoh Kasus
Penulis: Albertine Minderop
Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Edisi: 2011
Halaman: 335
Ukuran: 14 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 800/Min/p

MITOS-MITOS DALAM HIKAYAT ABDULKADIR JAILANI, Muhammad Hamidi

Nama Abdulkadir Jailani dikenal penulis sejak ia masih kanak-kanak, yaitu pada acara nadir, acara sehabis panen dengan pembacaan riwayat hidup Abdulkadir Jailani. Bertahun-tahun kemudian baru muncul pertanyaan, mengapa riwayat hidup yang dibaca itu riwayat hidup Abdulkadir Jailani, bukan riwayat hidup Nabi Muhammad? Untuk itulah penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk menyajikan sebuah pendekatan ilmiah terhadap Hikayat Abdulkadir Jailani, yaitu dengan mengadakan inventarisasi naskah-naskah Hikayat Abdulkadir Jailani, dan kemudian menyajikan sebuah edisi teks. Selain itu penelitian juga bertujuan untuk mengetahui kandungan teksnya, untuk mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai banyak orang. Pembahasan difokuskan pada gejala-gejala yang paling menonjol yang dimiliki teks ini, yaitu keajaiban-keajaiban dan kesaktian-kesaktian Abdulkadir Jailani. Kedua hal inilah yang membuat orang suka membaca riwayat hidupnya, sekaligus memancing kontradiksi.

Rp 27.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Mitos-Mitos dalam Hikayat AbdulKadir Jailani
Penulis: Muhammad Hamidi
Penerbit: Buku Obor
Edisi: 2003
Halaman: 146
Ukuran: 14 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 800/Ham/m

DARAH - DAGING SASTRA INDONESIA, Damhuri Muhammad

Membaca teks sastra tidak sebatas menikmati, tapi juga menyingkap makna tersembunyi hingga dapat dimengerti, dihayati, diinterpretasi. Maka, bermula pula kebutuhan terhadap disiplin ilmu yang lazim disebut Kritik Sastra. Rene Wellek (1978) menjelaskan, Kritik Sastra merupakan studi yang langsung berhadapan dengan karya sastra, membicarakan karya sastra dengan penekanan pada penilaian. Tapi, membaca dan menilai karya sastra bukan pekerjaan mudah. Karena itu, perlu pengetahuan sistem kode yang cukup rumit, kompleks, dan beraneka. (A.Teeuw, 1991).

Dalam Simposium Kritik Seni (2005), Suminto A. Sayuti menegaskan, Kritik Sastra mesti disiapkan dalam kerangka instrumental, regulatif, interaktif, dan representatif. Instrumental artinya, tulisan kritis disiapkan untuk mencapai pemahaman terhadap karya yang dibicarakan. Regulatif berarti, tulisan kritis perlu dilengkapi dengan sesuatu yang bisa mengendalikan penulis dan pembaca. (Penulis bisa mengambil manfaat demi penulisan berikutnya; pembaca terdorong membaca langsung karya yang dibicarakan). Kerangka interaktif terkait secara regulatif, bahwa tulisan kritis mestinya mampu menyituasikan hubungan triadik dalam sastra (kreator, teks, dan pembaca). Dan, kerangka representatif berarti, tulisan kritis sepatutnya memberikan gambaran jelas mengenai realitas literer yang tersaji dalam karya yang dibicarakan, bukan sebaliknya. (Kompas, 23/06/05).

Ketidakselarasan antara sosok Kritikus Sastra semestinya dengan Kritikus Sastra ‘apa adanya’ (das sollen), pada gilirannya menciptakan risiko “pisau bermata dua”. Kemalasan menyelami teks sampai pada ceruk terdalamnya, seperti dicemaskan Mudji Sutrisno (Kompas, 24/04/05), dapat menggelincirkan pengamat sastra pada penyembelihan teks dengan pisau arogansi dan kesemena-menaan subyektif di satu sisi, atau pada permisivisme yang membolehkan apa saja yang gila, abnormal, aneh sebagai estetika di sisi lain. Menyikapi sentimentalisme, kecurigaan, dan penghujatan sebagaimana yang diperlihatkan oleh oknum esais dan pengamat sastra itu, alih-alih meniscayakan mereka sebagai Kritikus Sastra, tapi patut dicurigai sebagai ‘tikus-tikus’ sastra. Hama perusak aneka ‘tanaman’ yang bersitumbuh di ladang sastra. Bila ladang sastra masih akan ditanami aneka ragam tanaman, dipupuk, tentu dengan harapan kelak bakal berbuah karya-karya berselera tinggi, maka tikus-tikus itu harus segera “dibasmi”!

Sejumlah esai yang terbuhul dalam buku ini ditulis dalam situasi gamang lantaran kesemena-menaan subyektif yang kian menjauhkan jagat sastra dari harapan pada peran Kritikus Sastra yang kompeten mengelupaskan ‘kulit’ pada setiap ‘tubuh’ teks hingga kedalaman jelajah tematik dan eksplorasi estetiknya dapat diraih. Penulis tidak tahu, apakah esai-esai yang tersuguh dapat memberikan warna yang lebih lembut dan sejuk, atau justru terjerumus menjadi bagian dari kepongahan yang meresahkan itu. Namun, sedapat-dapatnya, perbincangan dihidangkan dengan tak berkata sudah, dan selalu terbuka untuk diperdebatkan di meja polemik, hingga pembacaan demi pembacaan di ranah sastra, pada akhirnya dapat berlabuh di kedalaman yang semestinya. Selamat membaca!

Rp 30.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Darah-Daging Sastra Indonesia
Penulis: Damhuri Muhammad
Penerbit: Jalasutra
Edisi: 2010
Halaman: 168
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 

TEORI SASTRA: SEBUAH PENGANTAR PRAKTIS, Michael Ryan

Buku Teori Sastra: Sebuah Pengantar Praktis ini memperkenalkan mahasiswa pada beragam pendekatan kontemporer dalam studi sastra maupun budaya, dari pendekatan formalisme, strukturalisme, dan historisme, hingga ke studi etnis, gender dan post-kolonial.

Buku teks ini memberikan panduan mendasar bagi mahasiswa baru. Tiap teori maupun pendekatan dijelaskan dengan pemaparan yang sesuai bagi para pemula yang dikaitkan dengan beberapa teks sastra pilihan, antara lain: drama Shakespeare yang berjudul King Lear, cerpen-cerpen karangan Alice Munro, dan puisi-puisi Elizabeth Bishop. Buku ini juga unik karena menyertakan teks film seperti The Matrix dan Run, Lola, Run.

Teori Sastra: Sebuah Pengantar Praktis merupakan buku referensi yang ideal bagi penggunaan pada level pembelajaran tahap awal pengenalan teori dan kritik sastra. Pelbagai pendekatan teoretisnya menunjukkan bagaimana sebuah teks, klasik atau kontemporer, apabila dipahami dari perspektif yang berbeda akan menghasilkan keberagaman interpretasi.

Michael Ryan mengajar mata kuliah Kebudayaan dan Kesusastraan Amerika, Film Amerika, dan Teori Sastra di Northeastern University. Buku-buku yang pernah ditulis antara lain: Marxism and Deconstruction (1982), Camera Politica: The Politics and Ideology of Contemporary American Film (bersama dengan Douglas Kellner, 1986), Politics and Culture (1989), dan Literary Theory: An Anthology.

Rp 100.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Teori Sastra: Sebuah Pengantar Praktis
Penulis: Michael Ryan
Penerbit: Jalasutra
Edisi: 2011
Halaman: 340
Ukuran: 15 x 23 x 1.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 800/Rya/t

IMAJI MUSIK TEKS ANALISIS SEMIOLOGI ATAS FOTOGRAFI IKLAN FILM MUSIK ALKITAB PENULISAN DAN PEMBACAAN SERTA KRITIK SASTRA, Roland Barthes

Buku Imaji Musik Teks ini memuat gagasan-gagasan kunci Roland Barthes tentang analisis struktural narasi serta beberapa naskah mengenai teori literasi, semiotika fotografi dan film, serta musica practica, dan suara.

Di dalam karya ini kita akan merasakan peralihan setahap demi setahap dari karya menuju teks: suatu penjelajahan sampai ke jeroan aktivitas penandaan serta kemauan untuk mengikut gerak segala sesuatu yang berubah, berpindah, diganti, tersebar—di dalam karya sastra, imaji, film, lagu, dan teater.

Terjemahan Stephen Heath ke dalam Bahasa Inggris terhadap karya-karya Roland Barthes ini disebut-sebut sebagai pekerjaan yang ‘telaten dan layak dibaca’ (TLS) serta ‘sangat brilian’ (TES). Minatnya terhadap pemikiran Roland Barthes tidak bisa dibilang main-main. Dia melakukan studi khusus tentang pemikiran Roland Barthes, hasil penelusurannya tertuang dalam buku Vertige du déplacement. Naskah-naskah pilihannya, yang merupakan naskah-naskah unggulan, juga berfungsi sebagai ‘pengantar terbaik, setidak-tidaknya sampai sekarang ini, untuk melihat kekuatan Barthes sebagai pembunuh mitos kontemporer’ (John Sturrock, New Statesmen).

Rp 61.000
Rp 67.000
Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Imaji Musik Teks, Analisis Semiologi atas Fotografi, Iklan, Film, Musik, Alkitab, Penulisan dan Pembacaan serta Kritik Sastra
Penulis: Roland Barthes
Penerbit: Jalasutra
Edisi: 2010
Halaman: 232
Ukuran: 14 X 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 070/Bar/i

MEMBEDAH MITOS-MITOS BUDAYA MASSA, Roland Barthes

Buku Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa memperlihatkan kepemurahan yang elok akan minat progresif Barthes terhadap makna (dia menyebutnya signifikasi) ihwal hampir segala sesuatu di sekitarnya, bukan hanya buku-buku dan lukisan seni tinggi, tetapi juga pelbagai slogan, hal-hal sepele, boneka, makanan, dan ritual pop (berlayar, striptease, makan, pertandingan gulat) dalam kehidupan kontemporer. (Edward W. Said)

Inilah buku karya Roland Barthes yang paling banyak dibaca, yang memperlihatkan bahwa Barthes adalah analis yang paling jeli ihwal sosiopatologi kehidupan sehari-hari. Buku ini memiliki cakupan yang luas tentang berbagai praktik, peristiwa, dan objek budaya mulai dari foto, makanan di majalah hingga gagasan tentang serangan alien, dari gambar ikonik wajah Greta Garbo hingga cara bagaimana mobil, busa sabun, dan genre sastra diperjualbelikan kepada bublik dari liputan media tentang skandal tingkat tinggi hingga retorika politikus, dari ritual agama massa hingga dampak pameran seni pop, serta dari bahasa yang berseliweran di seputar peristiwa olahraga seperti Tour de France hingga refleksi puitis akan menara Eiffel. Dalam buku ini Barthes terus-menerus memainkan gagsasan alam/budaya (nature/culture) sebagai manifestasi perbedaan antara Universal/historis. Permasalahannya, keseluruhan mitologi budaya massa menyajikan wajah ideologis universalitas (kealamian) ketika sebenarnya mereka mempromosikan seperangkat gagasan historis/partikular.

Setelah membaca buku Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa, Anda akan melihat kehidupan keseharian dalam suatu pemahaman baru. Barthes mengajari kita untuk tidak lagi melihat dunia dengan mata sang penerima pengakuan dosa, atau fisikawan, tetapi dengan mata manusia yang berjalan-jalan di kotanya tanpa horison apa pun selain tontonan semata di hadapannya, tanpa kekuasaan selain matanya sendiri. Dan, secara signifikan, ajaran yang dikemukakannya disuarakan secara unik karena bersifat sangat intim namun tidak pribadi, bertanggung jawab namun tidak suka mencampuri urusan orang lain, meyakinkan namun tidak menuduh. Barthes laksana Ariadne, sang putri Raja Minos dari Kreta yang memberi Theseus bola benang agar bisa keluar dari labirin setelah membunuh Monotaur. Boleh jadi benang yang Barthes berikan untuk menelesuri labirinan kota kita beserta kehidupan kesehariannya adalah paradoks yang tidak dapat kita harapkan dari pemikir lain, yaitu mengajak kita keluar dari labirin untuk kemudian masuk lebih dalam lagi.

Rp 75.000
Rp 83.000
Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa: Semiotika atau Semiologi Tanda, Simbol dan Representasi
Penulis: Roland Barthes
Penerbit: Jalasutra
Edisi: Cetakan I, Juli 2006
Halaman: 364
Ukuran: 15 x 21 x 2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 070/Bar/m

MEMBACA DAN MENILAI SASTRA, A. Teeuw

Teori sastra telah berkembang dengan pesat pada paruh kedua abad ke-20 ini, sehingga teori-teori lama tidak dapat lagi diandalkan untuk membaca dan memahami karya sastra. Di Indonesia teori-teori mutakhir ini jarang dikenal atau hanya sedikit diketahui orang. Akibatnya, teori sastra Indonesia sering dirasakan ketinggalan jaman.

Karangan-karangan Teeuw dalam buku Membaca dan Menilai Sastra justru memperkenalkan teori sastra mutakhir itu kepada pembaca Indonesia. Antara lain diperkenalkan teori Roland Barthes dan Michael Riffaterre (Prancis), Hans Robert Jausz (Jerman Barat), Jurij M. Lotman (Rusia), Jan Mukarovsky dan Felix Vodicka (Cekoslowakia), dan lain-lain. Selain itu, Teeuw juga mengingatkan betapa pentingnya studi sastra lama digiatkan, sebagaimana tercermin dalam karangannya mengenai: bahasa dan sastra Jawa Kuno, Hikayat Hang Tuah, dan Multatuli.

Buku Membaca dan Menilai Sastra wajib dibawa oleh para mahasiswa dan dosen perguruan tinggi yang berkecimpung di bidang sastra, baik sastra modern maupun sastra lama. Bagi peminat sastra, buku ini pun dapat memperluas wawasan dan menambah pengetahuan.

Rp 40.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Membaca dan Menilai Sastra
Penulis: A. Teeuw
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Edisi: Cetakan Kedua, Agustus 1991
Halaman: 141
Ukuran: 14 x 21 x 0.5 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 800/Tee/m

SASTRA BARU INDONESIA, A. Teeuw

Buku Sastra Baru Indonesia merupakan saduran dari bagian utama buku Modern Indonesian Literature. Buku ini melingkupi masa tahun 1920-1955. Dengan terbitnya buku ini dalam Bahasa Indonesia, maka buku ini dapat dikatakan "pulang ke kandang". Sebab, buku pertama yang ditulis Teeuw mengenai sastra Indonesia modern, yaitu Voltooid Voorspel, terbit di Indonesia beberapa puluh tahun yang silam. Buku kecil itu kemudian digarap ke dalam Bahasa Indonesia dengan tambahan dan perbaikan seperlunya dan diberi judul Pokok dan Tokoh dalam Kesusasteraan Indonesia Baru. Buku tersebut untuk pertama kali terbit pada tahun 1952, kemudian diperluas lagi dalam edisi tahun 1955, berjilid dua.

Rp 40.000

Beli Sekarang
Sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Sastra Baru Indonesia
Penulis: A. Teeuw
Penerbit: Nusa Indah
Edisi: Cetakan Pertama Edisi Indonesia 1980
Halaman: 292
Ukuran: 15 x 21 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 800/Tee/s

PROTES SOSIAL DALAM SASTRA, Saini K.M.

Buku Protes Sosial dalam Sastra bertujuan mengetahui kedudukan protes sosial dalam sastra. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan dalam buku ini, diantaranya: Adakah tempat bagi protes sosial dalam sastra? Kalau ada, dimana tempat itu? Apakah tempat itu di tengah-tengah, di samping, di pinggir, sejajar, atau di bawah kedudukan pokok-pokok lain, seperti cinta berahi (erotika), cinta tanah air (patriotisme), kerinduan akan Tuhan (religiositas), cinta alam dan sebagainya? Kalau kedudukan itu ada, adakah syarat-syarat yang diperlukan untuk adanya? kalau tidak ada, apa sebabnya?

Untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, buku ini mempergunakan beberapa sudut peninjauan. Pertama, buku ini menyampaikan uraian singkat dan umum tentang kreativitas, lalu meletakkan kegiatan protes sosial dalam hubungannya dengan kreativitas itu. Kedua, protes sosial akan dicari hubungannya dengan kegiatan dan pengalaman lain, baik pengalaman biasa maupun pengalaman kreatif. Ketiga, buku ini berusaha mencari dan menelaah syarat-syarat yang diperlukan oleh pengalaman, termasuk pengalaman protes sosial, agar menjadi pengalaman seni (estetis), khususnya pengalaman sastra literer.

Rp 25.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Protes Sosial dalam Sastra
Penulis: Saini K.M.
Penerbit: Angkasa
Edisi: 1989
Halaman: 53
Ukuran: 14.5 x 21 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 800/Sai/p

PSIKOLOGI NARATIF MEMBACA MANUSIA SEBAGAI KISAH, Takwin

Buku pertama ini memiliki kekhasan pada cara pandang yang dekat dengan aliran pemikiran ‘Psikologi Positif’ yang dalam konteks ini dibingkai dalam tawaran teoritis Psikologi Naratif. Kajian Psikologi Naratif merupakan perluasan dari kajian sastra menjadi kajian tentang kehidupan manusia. Narasi ternyata adalah suatu hal vital dalam kehidupan manusia, terutama berkaitan dengan bagaimana manusia bisa menjalani hidup di dunianya. Perpaduan yang unik antara sastra dan psikologi membuat buku ini memiliki kekuatan tersendiri, yang bisa memberi kontribusi baik bagi peminat sastra maupun psikologi.

Psikologi Naratif: Membaca Manusia sebagai Kisah’ mencoba menghadirkan sebuah pembacaan atas dunia dan manusia di dalamnya dengan cara yang lebih jernih. Ia hanya melihat manusia dalam kemenampakan Kisahnya apa adanya dan bukan membingkai manusia-manusia dalam kebenaran yang belum tentu sesuai dengan kenyataan. Buku ini bisa menjadi sebuah buku yang penting untuk dibaca siapa pun yang ingin melihat dunianya secara lebih jernih.

Rp 41.200

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Psikologi Naratif Membaca Manusia Sebagi Kisah
Penulis: Takwin
Penerbit: Jalasutra
Edisi: 2007
Halaman: 163
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 

SASTRA PEREMPUAN SEKS, Katrin Bandel

Dalam dunia sastra Indonesia saat ini "perempuan" dan "seks" merupakan dua isu yang sangat penting "perempuan" terutama dalam arti "pengarang perempuan" dan "seks" sebagai tema karya sastra yang sedang ngetren. Begitu banyak pengarang perempuan baru bermunculan dalam beberapa tahun terakhir ini dan tidak sedikit dari mereka mendapat sambutan yang luar biasa, baik dari segi respons media, penghargaan sastra, maupun jumlah buku yang terjual. Benarkah karya mereka demikian hebat sehingga pantas dihebohkan serupa itu? Berbagai klaim muncul seputar para "pengarang perempuan baru" itu : tulisan mereka hebat, menciptakan gaya penulisan baru, mereka mendobrak tabu, terutama seputar seks dan hal itu sering dipahami sebagai semacam pembebasan perempuan bahkan sebagai feminisme.

Katrin Bandel dalam buku ini berusaha mempertanyakan klaim-klaim tersebut. Menurutnya kehebohan seputar beberapa penulis perempuan (bukan "perempuan" penulis), yang secara popular disebut sebagai "sastrawangi" itu, sangat berlebihan.

“Saya setuju dengan keprihatinan Katrin Bandel bahwa seakan-akan para penulis perempuan dengan sendirinya membongkar represi sosial yang selama ini diderita oleh perempuan. Keprihatinan itu bukan tanpa alasan. Di lingkungan akademis, misalnya, tidak jarang para mahasiswa mengangkat karya para penulis perempuan sebagai karya-karya feminis. Katrin Bandel mengingatkan bahwa yang paling penting adalah cara kita berargumentasi dalam memberikan penilaian atau pelabelan. Buku ini muncul dari rasa tidak puas Katrin atas cara para pengamat sastra di Indonesia memperlakukan sastra, terutama karya-karya sastra yang ditulis oleh pengarang perempuan.

(Dr. St. Sunardi, Ketua Prog. Pascasarjana Ilmu Religi & Budaya Univ. Sanata Dharma Yogyakarta)

Rp 54.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Sastra Perempuan Seks
Penulis: Katrin Bandel
Penerbit: Jalasutra
Edisi: 2006
Halaman: 166
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Baru
Lokasi: 

APRESIASI KESUSASTRAAN, Jakob Sumardjo

Salah satu kesulitan para guru dan para pelajar dalam pengejaran dan pelajaran sastra di sekolah-sekolah kita  (baik SMTP maupun SMTA) ialah tidak adanya buku pegangan yang memadai. Akibatnya, tujuan pengajaran Sastra sering tidak tercapai; sampai tamat sekolah pun banyak pelajaran yang tidak tahu apa sebetulnya sastra itu.

Dengan buku Apresiasi Kesusastraan ini. Jakob Sumardjo dan Saini K.M. (dua penulis yang banyak berkecimpung dalam pengajaran Sastra) ingin membantu Para guru dan para pelajar guna mengatasi kesulitan tadi.

Dalam buku ini diuaraikan apa adanya bagaimana sastra itu; batasanya, manfaatnya, ragam-ragamnya, hubunganya dengan pengalamanya dan kehidupan, dan lain-lain, Pada bab-bab tersendiri, dijelaskan pula apa itu cerpen, puisi dan derama, lengkap dengan jenis-jenis, dan contoh-contohnya.

-Sebuah buku yang sudah lama ditunggu-tunggu!

Rp 40.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Apresiasi Kesusastraan
Penulis: Jokob Sumardjo & K.M.
Penerbit: Grameida
Edisi: 1991
Halaman: 197
Ukuran: 14.5 x 21.5cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 801/Sum/a

SASTRA DAN ILMU SASTRA: PENGANTAR TEORI SASTRA, A. Teeuw

Buku Sastra dan Ilmu Sastra mengemukakan telaah dan pengantar teori sastra, meliputi segala aspek penciptaan dan sikap kita dalam memahami gejala sastra sebagai alat komunikasi, Dilengkapi dengan uraian mengenai sejarah ilmu sastra, teori yang berdasarkan model semiotik sastra, sistem sastra dan strukturalisme, buku ini bukan hanya merupakan buku pegangan bagi mahasiswa dan masyarakat ilmiah, tapi juga menyajikan sumbangan baru dan orisinal bagi ilmu dan teori sastra pada umumnya. Buku yang sejenis sampai sejauh hal ini belum ada – pun dalam bahasa barat karena itu buku ini niscaya merupakan karya ilmiah yang penting bagi kalangan sastra dan ilmiah satra kita.

Rp 45.000

Beli Sekarang
sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Sastra dan Ilmu Sastra
Penulis: A. Teeuw
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: Cetakan Kedua, 1988
Halaman: 404
Ukuran: 13 x 19 x 2 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 800/Tee/s

TEORI KESUSASTRAAN, Rene Wallek

Buku klasik yang sudah diterjamahkan ke pelbagai bahasa ini antara lain ke bahasa: Jerman, italia,

Spanyol. Korea, dan Ibrani dan terbit juga dalam bahasa Indonesia.

Dalam buku Teori Kesusastraan ini, Rene Wellek dan Austin Warren membicarakan dua macam pendekan terhadap karya sastra. Pertama pendekatan ekstrinsik, yakni pendekatan yang mengaitkan karya sastra dengan bidang lain (psikologi, masyarakat, pemikiran, dan biografi instrinsik, yakni pendekatan yang mengkhususkan diri pada unsur-unsur karya sastra itu sendiri. Selain  itu, juga dibahas: fungsi sastra, kritik sastra, teori sastra, sastra nasional, sastra perbandingan, dan lain-lain.

Sebuah buku yang patut dimiliki tiap mahasiswa sastra dan dosen sastra.

Rp 55.000

Beli Sekarang
Tersedia
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Teori Kesusastraan
Penulis: Rene Wallek & Austin Warren
Penerbit: Gramedia
Edisi: 1989
Halaman: 461
Ukuran: 14 x 21.3 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 801/Wel/t

SASTRA INDONESIA MODERN II, A. Teeuw

Sastra Indonesia Modern mengemukakan telaah kritis dan menyeluruh terhadap perkembangan karya-karya sastra Indonesia mulai dari Angkatan 45. Di sini dikupas berbagai kecenderungan serta orientasi pemikiran dari sejumlah sastrawan Indonesia terkemuka: H.B Jassin, Rendra, Ajip Rosidi, Subagio Sastrowardoyo, Sitor Situmorang, Goenawan Mohammad, Arief Budiman, Kuntowidjojo, Mochtar Lubis, Umar Kayam, Putu Wijaya, Sapardi Djoko Damono dan lain-lain. Lewat buku ini, nyatalah adanya perubahan, dinamika dan pertentangan ide seperti Marxis dan non-marxis, dalam sejarah pemikiran Sastra Indonesia. Karena itu, tidak bisa disangsikan bila Prof. Teeuw, Maestro pengamat sastra Indonesia modern, yang dilengkapi bibliografi ini pantas dibaca siapapun. Apalagi para sastrawan dan peminat sastra Indonesia.

Rp 25.000

Beli Sekarang
sold
Berat (gram)700


INFO BUKU

Judul: Sastra Indonesia Modern II
Penulis: Prof. Dr. A Teeuw
Penerbit: Pustaka Jaya
Edisi: 1989
Halaman: 314
Ukuran: 14 x 19.7 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 800/Tee/s

Kode: Masukkan kode negara.
Telepon: Masukkan nomor telepon.


Checkout Sekarang