Di dalam bagian sistematik diberikan ikhtiar tentang isi-isi filsafat. Ini dibagi-bagi lagi di dalam bermacam-macam golongan. Dimulai dengan metafisika, yaitu filsafat yang pertama dari Aristoteles, sebagai ajaran tentang sifat ADA pada umumnya. Di dalam mengenal sifat Ada ini, "berfikir" mempunyai peranan yang penting sekali. Kemudian disusul dengan logika dan kenisleer, yang menyelidiki cara-cara orang berfikir dan cara-cara orang mengetahui pada umumnya. Kita dapat mengenal di dalam bentuk pertama [tertentu], yang dinamakan "ilmu pengetahuan" maka dengan demikian mulailah uraian tentang wetenschapsleer atau ajaran tentang ilmu pengetahuan. Kenyataan dibagi di dalam lingkungan alam dan kebudayaan, hal ini mendorong kita ke arah filsafat alam dan filsafat kebudayaan. Kebudayaan mempunyai sejarahnya sendiri, dan sejarah ini dikupas oleh filsafat sejarah. Kebaikan, keindahan, kesusilaan dan kesenian sebagai bagian-bagian terpenting dari kebudayaan diuraikan dalam etika dan aestetika.
Akhirnya diminta perhatian untuk antropologi, yaitu ajaran tentang manusia, sebagai pusat yang menyatukan semua lingkungan-lingkungan kenyataan.
| Rp 30.000 | |
| Beli Sekarang | |
| Tersedia | |
| Berat (gram) | 700 |
INFO BUKU
Judul: Filsafat Ensie
Penulis: Dr. A. Epping O.F.M., Dr. Th. C. Stockum, Juntak S.F.
Penerbit: Jemmars
Edisi: 1983
Halaman: 266
Ukuran: 14.5 x 21 x 1 cm
Sampul: Soft Cover
Bahasa: Indonesia
Kondisi: Buku Bekas Koleksi Pribadi
Lokasi: 100/Epp/f
